Menangislah



Semua orang pasti punya masalah dalam hidup mereka, tidak dapat dipungkiri kalau semua orang dari anak kecil - dewasa pasti memiliki masalah, besar kecil mesalah itu terkadang membuat kita merasa lelah karena tidak ada habisnya masalah yang terjadi.

Terkadang kita perlu sekali untuk sharing ke orang terpercaya tentang masalah kita, ya mungkin saja mereka bisa bantu, entah bantu menyelesaikan atau menyemangati kita, tetapi ada beberapa orang yang tidak dapat sharing tentang masalah mereka karena mereka merasa tidak ada gunanya sharing atau berfikir karena tidak mau menambah beban hidup mereka.

Kita berfikir kita hanya perlu berdoa ke Tuhan dan sharing ke sang Pencipta.Ya Tuhan memang selalu menguatkan secara iman, kalau kamu merasa masalah sudah membuatmu merasa lelah menangislah, daripada kamu harus berhenti atau give up. Kalau kalian sempat berfikir apa gunanya menangis? ternyata menangis juga perlu.

Menangis saat Anda stres merupakan salah satu cara terbaik untuk menyalurkan stres Anda dan memberikan Anda perasaan lega. Saat Anda menangis karena stres, sebenarnya tubuh juga sedang melepaskan hormon stres atau racun dari tubuh melalui air mata Anda yang menetes.

Hal ini telah dibuktikan pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. William H. Frey II, ahli biokimia dari St. Paul-Ramsey Medical Centre di Minnesota. Beliau menemukan bahwa terdapat perbedaan komposisi kimia antara air mata karena emosi atau stres dengan air mata karena iritasi fisik. Air mata emosional (terkait stres) mengandung dasar protein hormon prolaktin, hormon adrenokortikotropik (ACTH), dan leusin enkefalin (penghilang rasa sakit alami). Semua ini dihasilkan oleh tubuh saat Anda sedang stres, seperti dilansir dari Netdoctor.

Pengeluaran ACTH dalam tubuh melalui air mata dapat menurunkan kadar hormon kortisol (hormon stres). Hal ini tentu baik, karena kadar hormon kortisol yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berhubungan dengan stres.

Saat Anda stres, senyawa kimia dalam tubuh Anda menjadi tidak seimbang. Sehingga, menangis dapat membantu mengurangi efek tersebut. Menangis dapat membantu melepaskan emosi, stres, dan ketegangan dari perasaan negatif, tekanan, dan frustasi yang terpendam dalam diri Anda selama ini.

Anda dapat melihat ini pada anak-anak. Ketika terjatuh, atau mungkin terantuk benda keras, mereka akan menangis. Umumnya, setelah menangis, anak akan cenderung melupakan rasa sakitnya. Hal ini menjadi bukti bahwa menangis merupakan proses eksternalisasi dari hal yang menyakiti tersebut. Ketika menangis, emosi atau energi negatif pada tubuh kita akan terlepas dari tubuh. Oleh sebab itu, Anda dapat menangis ketika merasakan sakit. Hal itu sangat wajar

Admin: APL

Komentar